aku dan sepatu

Ada satu kebiasaan yang sampe sekarang aku lakukan saat membeli sepatu,yaitu…membeli sepatu yang satu ukuran lebih besar dari ukuran kakiku…
Kaki dan tanganku memiliki kecenderungan berkeringat berlebihan (diduga karena penyakit lemah jantung…)karena itu…kakiku butuh lebih banyak aliran udara daripada kaki-kaki normal lainnya… mau tidak mau kebiasaan itu jadi standard kenyamananku dalam memakai sepatu. Sepatu yang longgar akan lebih membuatku nyaman dari pada sepatu yang ukurannya sesuai dengan kakiku. Tapi kenyataan ini juga mengakibatkan sepatu jadi bukan barang yang “pribadi” lagi buatku..karena sepatuku “besar”…jadilah cowok-cowok di sekre suka secara bergantian ikut menikmati sepatuku juga…dari Wahyu,nanda…sampai yang terakhir mas Pras juga make’ sepatuku…ga tanggung-tanggung…sepatuku dipake’ “foto-foto” bareng Mas Akbar di Jogja…huhuhu….

Kebiasaan yang lain adalah…membeli sepatu dengan model yang udah “out of date”. Udah jadi kebiasaanku sech sebenarnya untuk ga make sesuatu yang lagi “in” dan make sesuatu yang udah ga ngetrend lagi. Sepatu yang terakhir aku beli adalah sepatu warna krem dengan motif “catur” yang dulu terkenal sebagai sepatu ciri khas anak punk,dan aku beli sepatu itu justru di saat orang laen dah jarang bgt make’ sepatu model itu Beberapa dari orang-orang pasti mikir..”ih…ga banget dech…itu kan trend tahun lalu…” but bukan aku namanya kalo terlalu mikirin hal-hal ga penting (kaya’ pendapat orang lain tentang mode….and style…)WTF they say lah….

ngmeng-ngemeng tentang sepatu…aku ngerasa kakiku umulai bermusuhan dengan sepatu.Mungkin karena beberapa bulan ini aku selalu pake sandal ke kampus trus tar di sekre baru ganti sepatu (jadi nyimpen sepatu di sekre). kemaren aku nyoba pake sepatu dari kos ke kampus…eh…yang terjadi adalah malamnya telapak kakiku gatal-gatal ga karuan gitu…aku sampe harus ngolesin minyak tawon supaya bisa tidur nyaman. dan rasa gatal itu masih ada sampe sekarang…huhfh…mungkin aku emang mulai alergi sama sepatu…hahaha…dasar manusia primitif…

Sepatu…apapun motif dan modelnya…tetap aja sama fungsinya…dipake’ di kaki

Advertisements

One thought on “aku dan sepatu

  1. yah, mungkin sama kayak kancut…kenapa harus mode G-string, ato mode sutera…ato model bolong tengahnya….(emang ada gitu?)yah, smuanya mah tergantung orangnya Rei, kalo kata nenek gue, percuma beli kancut mahal2 ato kutang mahal2, toh gak bakal kliatan, kecuali lo mo kuliah cuman modal kancut ma kutang doank….heheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s