Dan Semua Menyadarkanku…

Kalo di postingan sebelumnya aku bilang aku nyesel jadi perempuan…ok…aku ralat sekarang…aku ubah dink…
“sesal” untuk sesuatu yang sudah terjadi adalah konyol. Ibarat pepatah “nasi sudah jadi bubur” nah…masalahnya sekarang adalah bagaimana nasi yang sudah jadi bubur itu kita bikin jadi bubur yang enak…tambahi ayam,bumbu-bumbu…dsb…voila…jadilah bubur ayam yang lezat….*ya ampun…jadi beneran laper….laper…laper….*.

Sebenarnya bukan cuma falsafah (ato apalah namanya….)tentang “bubur” itu aja yang bikin aku menyadari kalo “sesal”ku kemaren tuh salah. well…as I told you…aku lagi belajar buat baca TAROT and kemaren…iseng-iseng aku coba buat ngebaca kartu dengan tebaran satu (salah satu teknik tebaran kartu dalam TAROT) untuk pertanyaan “apakah aku harus meneruskan keinginanku untuk nyalonin diri jadi ketua Nebula?” and guess what…?kartu yang keluar adalah karu negatif which is mean….”Tidak”. Sebenarnya satu kartu itu ngartiin banyak hal,diantaranya yang aku ingat adalah bahwa keinginanku saat ini (nyalonin diri sebagai Ketua) adalah sebuah keinginan yang sangat kuat…bisa dibilang obsesi yang sebenarnya dengan sedikit usaha saja bisa tercapai. tapi ada kekuatan “negatif” (bukan kekuatan “negatif” dalam arti “jahat”,tapi lebih berarti “kekuatan yang bertentangan dengan ambisiku itu”) yang akan mempengaruhi keinginanku itu,dan mengingat betapa kuatnya kekuatan “negatif” itu *ya iyalah…secara yang aku hadapi adalah “aturan Agama/Tuhan”*sebaiknya aku mengurungkan niatku untuk mengejar keinginanku itu. Hohohoh….see…mau ga mau harus percaya kan…?hehehe….
Sorenya…aku coba lagi ngocok-ngocok kartu TAROT sambil mikirin perihal “pengunduran diriku dari pencalonan Ketua Nebula”,niatnya sech mo pake tebaran satu lagi…pas di tengah keasyikan ritual mengocok kartu itu…tiba-tiba 1 lembar kartu jatuh…yah…mempraktikkan kebiasaan anak-anak di sekre bahwa kartu yang jatuh adalah kartu yang ditakdirkan Tuhan buat kita…maka…aku bukalah kartu itu. “Three of Swords” namanya,dengan gambar 3 bilah pedang menancap di sebuah hati dengan latar belakang petir dan hujan…yang berdasarkan tuntunan buku panduan aku artikan sebagai “Rasa sakit yang sekarang aku rasakan emang sakit bgt…*ditancepin 3 pedang bo’….*dan mungkin akan sedikit lama nyakitin aku…tapi…ga perlu khawatir karena rasa sakit itu akan benar-benar terbayar dan rasa sakit itu ga akan jadi sia-sia…”. ehm…ok…standard bgt mungkin…sebagian orang juga pasti berfikir “biasa aja…ga ada yang special ma TAROT itu…”,ya…tapi at least apa yang aku baca dari TAROT kemaren itu untuk diriku sendiri…bisa sedikit menghiburlah…buat seru-seruan and sedikit mengobati “luka”…

eh…iya…selain falsafah “bubur” dan Tarot itu…satu hal lagi yang bikin aku nyadar aku udah salah kalo aku nyesel jadi wanita…yaitu…”MIMPI”. Tadi malam entah gimana awalnya…aku mimpi lagi berada di sebuah kota (ga tahu di mana…). Di mimpi itu aku lagi nyegat bus buat pulang ke rumah. Lama bgt aku nungguinnya .sampe dikejar-kejar orang aneh…nakutin pula. Dah gitu…pas ada bus yang lewt…ga mau berhenti…aku dilewatin gitu aja…and ga cuma sekali tu ada bus yang lewat gitu aja di depanku…ga perduliaku dah teriak-teriak…
And akhirnya…setelah lama bgt…ada juga bus yang mo berhenti and ngangkut aku. Di tengah jalan…ternyata ada kecelakaan…jembatan (ataw jalan) di perbatasa kota longsor,yah…secara ga setiap hari kan aku bisa liat tanah longsor…jadilah aku turun buat liat…and you know what…yang bikin aku serem…aku mendapati semua bus yang ga mau berhenti and ngelewatin aku tadi…jatuh terjebak tanah yang longsor itu and mayat-mayat dalam keadaan mengenaskan tengah dicoba untuk diangkat dari timbunan tanah. Sumpah…saat itu kaya’ sinetron tiba-tiba ada suara misterius yang bilang “semua hal di dunia…sudah diatur oleh Tuhan. Aturan Tuhan…itu yang paling benar”…abis itu ak bangun dech…hem…langsung mikir…”iya…aku dah salah mempertanyakan,meragukan dan komplain sama ketentuan Tuhan.Astaghfirullah….”.

Tuhan Yang Maha Kuasa,Tuhan Yang Maha Esa…Tuhan Yang Maha Tahu,Tuhan Yang Maha Baik…semua pernyataan-pernyataan itu benar…
Tuhan tahu…tapi terkadang Ia diam…karena Ia punya caranya sendiri untuk menunjukkan kebenaran

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s