Kos-Kosan Saya Sepi…

Ada yang membuat saya heran akhir-akhir ini… anak muda zaman sekarang sepertinya aga’ berbeda sikap dan perangainya dengan zaman ketika saya masih muda dulu *ajibbb….tua bener bahasa loe Rei…baru juga 20 tahun loe…!!!*.

Contohnya saja adik saya…si monster (klik di sini untuk tahu bagaimana dia melubangi kepala saya dengan gunting…). Usianya baru juga 3 tahun lebih 23 hari tapi sikapnya sama sekali tidak menggambarkan usianya. Lagu yang sekarang sering dia nyanyikan adalah “P.U.S.P.A”nya ST 12 *see…?saya dulu umur segitu baru juga bisa nyanyi satu satu aku cayang Ibu*. Tontonan kesukaannya adalah JIHAN (fyi,JIHAN tuh judul salah satu sinetron di Indosiar). Kalo habis dimarahin Ibu karena kenakalannya dia akan berlari mencari Daddy ato kakak-kakaknya sambil dengan muka “gue-habis-dianiaya” ala sinetron dengan tidak lupa mengucapkan kalimat “Ibu Jahat” *penekanan pada huruf “H” sehingga menjadi Jah-Hat*,sumpahhh ya….tampangnya udah kaya’ artis sinetron Indonesia beneran yang habis dianiaya oleh ibu tirinya….pengen nunjukin ekspresi “gue-sedih-banget-mending-mati-aja” tapi yang ditangkap oleh penonton malah ekspresi “kamar mandi-terdekat-dimana-yah?-gue-kebelet-boker”…yah..kurang lebih seperti itulah tampang si monster itu. Belum lagi kalo saya dan Meli (adik saya yang SMP) lagi rebutan remote TV *ataw kadang rebutan gorengan yang tinggal satu biji doank* si monster akan segera berlari slowmotion *ala film India tapi minus tiang* untuk kemudian merentangkan kedua tangannya sambil berteriak “sudah…sudah…hentikan…stop…stop…!!!” Hwaaaa……bener2 KDRT…Kecacadan Dalam Rumah Tangga. Pokoknya selain kenyataan bahwa tingginya ga nyampe sepinggang saya dan intensitas menangisnya yang lumayan tinggi…benar-benar tidak ada yang menunjukkan bahwa dia adalah seekor bayi berusia 3 tahun.

Contoh lain adalah sikap junior-junior saya di kos. Bener2 ga nunjukin sikap seorang junior. Bukannya saya orang yang gila hormat atau gimana gitu…tapi setahu saya ada sopan santun standard yang harus dipraktikkan sehari-hari lah ya…misalnya…secara mereka orang baru di kosan yah sudah sepantasnyalah kalo mereka yang memperkenalkan diri ke saya. Ini..jangankan memperkenalkan diri…menyapa saya saja tidak. Fyi,kosan saya bukan kos-kosan besar yang ada belasan bahkan puluhan anak kos di dalamnya. Rumah kos saya cuma punya 3 kamar yang masing-masing diisi oleh 1,2 dan 3 orang…jadi jumlah anak kos di tempat kos saya cuma 6 orang dan sekarang jadi terasa aneh karena jangankan “kenal”…nama mereka dan kuliah mereka di mana pun saya tidak tahu. Beda bgt sama 2 tahun lalu saat saya masuk jadi penghuni kos itu untuk pertama kali.

Saat saya masuk sudah ada 5 penghuni di rumah itu (minus Ibu kos dan “peliharaan-peliharaan”nya),3 orang senior (mb’ Kaka yang sarjana perikanan,mb’ Yanti mahasiwa Hukum semester7 dan Mb’ Nita calon sarjana perikanan yang saat itu masih bermukim di Jepara untuk bercengkerama dengan “udang-udang” penelitiannya) dan 2 orang teman seangkatan (dan sekampus) saya. Hari pertama di sana saya “maen” ke kamar sebelah. Dengan sikap malu-malu dan berbekal tampang “ampun-jangan-siksa-saya-kak…” yang saya buat se-innocent mungkin saya mengajak mereka berkenalan…dengan sikap sesopan mungkin saya ngobrol sama mereka *yang belakangan baru kemudian mereka sadari bahwa saya sebenarnya tidak se“sopan” dan se“kalem” saat pertama bertemu*.Bahkan saya lebih dekat sama mereka daripada sama teman-teman seangkatan saya. Sampai akhirnya teman-teman seangkatan saya pindah kos dan tinggallah saya dan ke3 senior saya.

Lalu tahun berikutnya seorang anak Bekasi datang. Anak ini mengingatkan saya akan kenangan saat pertama kali datang ke kos…dengan sopan dan malu-malu dia “menyambangi” kamar saya. Saya yang sangat baik hati waktu itu bahkan membantu dia mengerjakan makalah tentang kinerja SBY-Kalla (yah…sebenarnya saat itu saya merasa keinginan saya yang tidak kesampaian untuk kuliah di FISIP sedikit terlampiaskan) sampe begadang tengah malam sementara dia tidur dengan nyamannya di kamarnya *see…betapa baik hati dan mulianaya saya…????*.

Beberapa saat kemudian mulailah berdatangan penghuni baru (Umi,Shinta,Putri) yang menggantikan kepergian Mb’ Nita *akhirnya berkat bantuan “udang-udang”nya dia bisa lulus juga…hahahha…..Piss Mba’…* dan Mba’ Yanti *yang akhirnya jadi Sarjana juga beberapa bulan setelah mba’ Nita*. Anak-anak baru yang datang saat itu juga dekat dengan saya. Saya ajari mereka “menggila” dan kami sering tidur bersama di kamar saya *dan anak-anak dari kamar lain harus ngangkat2 kasur lipat ke kamar saya untuk tidur*, terbangun karena kelaparan tengah malam dan nekat pergi keluar untuk beli makan di “kucingan” (yang ga tahu apa itu “kucingan” silahkan bertanya dan akan saya jelaskan lebih lanjut,dan harap jangan ada yang bertanya “what the word “kucingan” in English?”). Tapi sekarang mereka dah pindah juga dan tinggallah saya dan Putri.

Ah…saya kangen teman-teman kos yang sudah “mendahului” saya… Dan saya tetap tidak kenal dengan anak-anak kos yang baru…karena sepertinya mereka tidak merasa perlu untuk mengenal bahkan hanya berkenalan dengan saya dan putri. Sekarang saya memilih untuk jarang di kos. Pulang ke kos cuma untuk tidur dan mandi. Putri juga…

P.s :

* Selamat Menempuh Hidup Baru buat Mb’ kaka yang baru-baru saja melepas masa lajangnya (akhirnya….setelah bertahun2 di kos…”lulus” juga kau mba’…hehehe….)

*Mba’ Nita….Kangeeeeeennnn……reunian yuk…kapan kita godain cowok-cowok cantik lagiiiii…????kasian mereka kesepian tanpa cewek-cewek ganteng seperti kita….Hahahahahaha…..

*Mba’ Yanti…cowok-cowok Hukum ga ada yang “berkualitas tinggi” lagi….hehehe….


REI kangen kalian semuaaaaaaaaaa……..
SANGATH
…….SANGATH…..

Advertisements

One thought on “Kos-Kosan Saya Sepi…

  1. hm….jadi kangen banget sama kostan di denpasar….temen2nya ancur2 dan seru…Well emang segala sesuatu pasti ada berubahnya, just enjoooy it say..take care..sabar ya buuuuu..hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s