PNS oh… PNS

Dalam perjalanan Kendal-Semarang pagi tadi saya baru menyadari adanya satu “iklan” baru yang terpampang di sepanjang jalan…”TRY OUT TES CPNS” dan itu membuat saya geli…hohohohoho… kaget ajah,karena setahu saya selama ini yang ada “Try Out UAN” dan ”Try Out Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (yang ga tahu sekarang namanya diganti jadi Seleksi bla bla bla…)”. Belum lagi di “iklan” itu ada embel2 harga 45 ribu dan fasilitas snack serta TIPS menghadapi tes CPNS yang pemberian TIPS tersebut akan dilakukan oleh konsultan PNS.

Gosh…saya benar2 tidak tahan untuk tidak berkomentar.

Hummm…sebenarnya memang segitu besarkah keinginan masyarakat Indonesia untuk jadi Pegawai Negeri Sipil…?sampe-sampe keinginan untuk jadi “Abdi Negara” itu dijadikan “peluang Bisnis”????

Mau tidak mau saya jadi teringat perbincangan singkat saya dengan Daddy pagi tadi ditengah-tengah aktifitas menyantap bubur ayam yang tanpa sadar saya tambahkan banyak sambal kedalamnya dan akhirnya saya kepedesan…yah…napsu memang mengalahkan segala-galanya kalo kata Mb’ Mira *Rei…cerita tentang keKHILAFan loe mencampurkan sambal kedalam bubur ayam loe kaya’nya ga penting2 bgt untuk dipublikasikan dech….pokus Rei…POKUS…!!!*. Ok…jadi …seperti ini isi perbincangan saya dan Daddy pagi tadi

Saya : *menyantap bubur ayam dengan lahap sambil sesekali megap-megap kepedesan* (Rei…sekali lagi loe cerita tentang bubur ayam…mending ga usah posting sech loe…!!!)

Daddy : *ngeliatin saya* Senior-seniormu yang dah lulus ga pada daftar BPN? (FYI,Daddy saya kerja di BPN,Badan Pertanahan Nasional)

Saya : Ga… dah pada kerja kok…

Daddy : *dengan nada bicara yang sumpah ya…amat sangat tidak saya sukai* Kan kerja swasta …

Saya : *merasa mencium sinyal-sinyal “perang” dan merasa perlu membela senior saya* Kerja di kantor Papanya kok… *sedikit bokis memang…karena ga semua senior saya punya Papa yang punya perusahaan*

Daddy : Oooo…

Saya : *kembali melanjutkan pergumulan saya dengan bubur ayam yang masih tersisa di mangkuk. Sedikit merasa berhasil menyelamatkan harga diri senior saya dan semua pekerja “swasta”*

Entah kenapa menurut Daddy dan mungkin sebagian masyarakat Indonesia amat sangat penting untuk menjadi PNS. Apa karena selama ini kesan yang timbul adalah PNS itu kerjanya enak…tinggal duduk2 aja di kantor trus dapat duit… ataw…(justru karena udah) TERIMA duit jadi tinggal duduk2 nyante aja di kantor????. Kalo pekerja swasta BEKERJA UNTUK DIBAYAR (bayarnya di akhir bulan),PNS DIBAYAR UNTUK BEKERJA(dibayar di awal bulan). Belum lagi uang pensiun yang diterima PNS nantinya… kesannya jadi PNS itu SAVE,aman dan nyaman. Apa memang Indonesia sudah kekurangan orang-orang yang bersedia meninggalkan zona NYAMANnya untuk mencari sesuatu yang lebih baik…ato memang mereka berfikir menjadi PNS adalah yang terbaik???

Daddy saya seorang PNS dan 2 tahun yang lalu kakak saya juga meninggalkan bangku kuliahnya yang baru dia duduki selama 1 tahun demi menjadi PNS (yah…kalo kata orang she’s damn lucky…lulus SMA,mempersiapkan diri dengan SUNGGUH-SUNGGUH buat daftar STAN…gagal,kuliah di STATISTIK UNDIP kurang dari setahun,ISENG-ISENG ikut tes CPNS dan lolos)dan mereka mendapatkan pekerjaan itu bisa dibilang benar-benar tanpa ngeluarin duit (you know what I mean…)…tapi gimana dengan orang yang rela ngeluarin puluhan bahkan nyaris ratusan juta demi bisa lolos dalam tes CPNS?? Bukankah lebih baik kalau duit puluhan juta itu mereka pakai buat modal usaha??? DAMN…!!!

Saya…?saya masih tidak tahu apakah saya ingin mejadi PNS *jangankan job…mutusin GENDER loe apa aja loe masih bingung REI….!!!*. Tapi saya tidak bisa membayangkan diri saya setiap hari datang ke tempat yang sama…mengerjakan tugas yang sama…bertemu orang yang sama…menerima uang dari pemerintah di awal bulan tanpa tahu kenapa uang tersebut diberikan kepada saya karena saya belum mengerjakan apa-apa dan tidak tahu apakah pekerjaan saya sebulan kedepan akan sepadan dengan uang yang sudah saya terima…

Tapi entahlah…”idealisme masa muda”..mugkin di fase itulah saat ini saya sedang berada… mungkin suatu saat nanti saya harus menyerah dengan keadaan dan akhirnya mengikuti arus meninggalkan semua idealisme saya lalu mencari dan bertahan di “zona nyaman” seperti orang-orang yang sedang saya komentari sekarang. Dan saat waktu itu tiba…kalian semua boleh terbahak menertawakan saya…seorang manusia yang diumur ke-20 nya mengkritik dan mengomentari keinginan sebagian besar masyarakat ini untuk menjadi PNS namun berubah menjadi salah satu dari “mereka” 7 tahun kemudian…

Dan di akhir perjalanan saya pagi tadi…saya membayangkan Lembaga-Lembaga Pendidikan yang biasanya menyediakan kursus atau Bimbel dengan program intensif untuk persiapan Ujian Akhir Nasional dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri untuk anak SMP dan SMA akan beramai-ramai membuka Program Intensif Persiapan Tes CPNS

Ah…Indonesia…Tanah Airku…

P.s : Bubur ayam pagi tadi benar-benar yummy….slurrppp….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s