Pacaran 9 hari

2 November 2008 saya (akhirnya) tidak jomblo

11 November 2008 saya jomblo (lagi)

Singkat?terlalu singkat?tidak juga…

Ato mungkin memang iya.

Tapi saya belajar banyak dari 9 hari kebersamaan kami.

loe yakin rei?yakin loe ga bakalan nangis berbulan-bulan karena putus?” tanya seorang Jeannie Octaviani *mungkin dia sedang menyamakan saya dengan dia…hehehe…piss Jean…* “Ga bakalan” jawab saya.

Dan memang tidak ada tangis,airmata,tisu yang berhamburan di lantai kamar ato apa pun yang menandakan saya sedang bersedih. Karena (mungkin) saya memang tidak bersedih. Saya bahkan ga yakin apa saya memang perlu bersedih ketika sesuatu (yang mungkin memang seharusnya menyedihkan) mengizinkan saya mengambil beberapa pelajaran.

Pacarnya nyebelin?” tanya mba’ Mira. “Ga…dia baek kok” jawab saya.

Dia memang ga nyebelin,dia cowok yang baek. Masalahnya bukan di dia,masalahnya ada di saya,dan dia saja yang sedang sial harus ketemu saya dan “terlibat” dengan masalah saya.

Ah…sudahlah…

P.s : Untuk seseorang yang “you know who you are”,terima kasih untuk “kebersamaan” kita 9 hari ini,that means a lot to me.

Buat teman2 yang selalu ada buat saya…Thanx a bunch

Advertisements

2 thoughts on “Pacaran 9 hari

  1. hm….perasaan aku gak karu2an baca ini yach, tau dech kenapa? terlalu sentimentil kali yach aku..hehe, well emang itu yang terbaik kan…well, mungkin next time di check ricek, cross check, double check, kalo mo pacaran lagi.. 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s