Tentang PENGAMPUNAN

Bicarakan padaku tentang Pengampunan” pintaku pada Hidup,dan Hidup menjawab “pengampunan hanya pantas diberikan kepada mereka yang telah meminta ampun dengan sungguh
aku telah bersungguh memintanya” lanjutku
Pengampunan hanya pantas diberikan kepada mereka yang telah berani meminta dengan sungguh dan memberikan pengampunan dengan ikhlas
Aku tak mengerti. Aku telah meminta,tetapi kepada siapa aku harus memberi?” tanyaku tak mengerti
Dirimu. Kau meminta pengampunan dari orang lain,merasa kau pantas menerima pengampunan. Tapi kenapa kau tak bisa mengampuni dirimu sendiri?
Aku?aku harus memberi pengampunan pada diriku sendiri?
Ya. Kau harus mengampuni dirimu sendiri. Menerima semua kesalahan yang kau lakukan sebagai pelajaran dan memberi dirmu sendiri pengampunan
. . .” seketika aku terdiam,berusaha mencerna kata-kata yang Hidup barusan berikan kepadaku
Karena bagaimana kau akan menerima pengampunan dari orang lain…kalau kau tak mampu memberi pengampunan untuk dirimu sendiri. Kau boleh memohon pengampunan orang lain,karena memang kau tak hidup sendiri di dunia ini. Tapi ada hal yang lebih dekat denganmu selain orang lain dalam hidup ini. 24 jam sehari selama seumur hidup kau akan hidup dengan dirimu,lalu bagaiamana kau bisa hidup dengan sesuatu yang kepadanya masih kau simpan kemarahan?
Maksudmu…tanpa mengampuni diriku sendiri atas kesalahan yang aku lakukan…aku tak akan bisa hidup?” tanyaku memastikan
Bukan tidak bisa,tapi bagaimana?bagaimana kau akan hidup dengan sesuatu yang kamu benci?
. . .
Berdamailah dengan dirimu,dengan semua kesalahan-kesalahanmu. Ampuni dirimu untuk semua kesalahan yang pernah kamu lakukan,ambil pelajaran darinya dan bergeraklah maju. Pengampunan dari orang yang telah kau sakiti memang perlu,tapi sadarkah kau bahwa dengan menyakiti orang lain kau juga telah menyakiti dirimu sendiri dan untuk itu dirimu yang telah tersakiti perlu juga memberi pengampunan pada bagian dirimu yang telah menyakiti…” lanjut Hidup
. . .
Tak ada gunanya membenci dirimu sendiri karena kesalahan yang telah kau lakukan. Kebencian di hatimu hanya akan semakin membebani hidupmu… berdamailah…dan jalani hidupmu. Kesakitan yang sudah kau timbulkan butuh waktu untuk sembuh,namun ketika waktu itu terlampaui…pengampunan seutuhnya akan datang padamu

Dan di akhir perbincangan kami,Hidup membekaliku seuntai kalimat doa… “Tuhan,berikan aku kekuatan untuk menerima dan mengampuni. Mengampuni siapa pun yang menyakitiku. Mengampuni orang lain. Dan terlebih… limpahi aku dengan cinta kasih serta kekuatan untuk menerima kesalahan dan mengampuni diri sendiri

Mba’ Mira benar…”…kalo situ udah berusaha untuk nyelesain tapi nggak bisa juga, yaudah jangan terlalu ngerasa bersalah, cukup sekali aja situ ngerasa jahat, asal udah sadar kalo situ pernah jahat, yaudah cukup, kalo orang lain nggak bisa liat kalo situ menyesal dengan kejahatan itu, yaudah peduli amat, orang juga butuh waktu untuk sembuh dari sakit hati, you’ve done your job, let them do theirs..

Saatnya aku untuk menerima…

Thanx mba’ Mira… Thanx hidup…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s