Dreaming Job

What you wanna be in the future dan pertanyaan sejenis dalam segala bahasa sepertinya pernah jadi pertanyaan yang diajukan ke semua anak kecil di dunia ini. Waktu saya kecil…seperti juga anak-anak yang lain,jawaban yang saya berikan berubah-rubah. Dokter,guru,direktur,bahkan prasiden pernah jadi cita-cita saya. Terakhir yang saya ingat..saya pengen jadi pramugari karena temen cowok yang “dekat” dengan saya bilang dia pengen jadi pilot well….itu waktu saya kelas 2 SD. Setelah itu…saya ga pernah benar-benar memikirkan pengen jadi apa saya nantinya.

What you wanna be in the future?” kembali pertanyaan itu ditanyakan oleh seorang teacher saya di LIA jaman SMA dulu. Dan saya dengan yakin dan bangganya bilang “Psychologist. I wanna be psychologist”.Alasan saya waktu itu karena well…saya memang dari dulu tertarik dengan hal-hal berbau psikologi dan saya merasa setiap orang butuh untuk punya seorang psikolog (at least I do need one) dan saya ingin jadi seseorang yang “dibutuhkan” hehehe…bahkan saya sudah niat banget kalo saya jadi psikolog nanti…saya akan buka praktik gratis…hehehe… tapi ternyata cita-cita untuk jadi psikolog seperti juga cita-cita saya waktu kecil…harus cukup hanya jadi cita-cita dan keinginan. Yeah…here I am…studying Law and there’s no chance for me to be a psychologist like what I wanted to be hehe..*senyum getir*.

Trus trus trus…what I really wanna be in the future sekarang?

Humm…still dun know… selain jadi penulis saya belum memikirkan sebuah pekerjaan. Yang pasti saya suka kerjaan yang bisa membuat saya terlibat dengan banyak orang,punya banyak kenalan dan teman. Kerjaan yang tidak membosankan karena harus melulu bertemu dengan orang yang sama dengan cerita-cerita yang sama.

Beberapa waktu lalu ms.mima sempat ngobrol-ngobrol di kelas tentang “menjadi english instructor di LIA” dan well…saya pikir itu menarik. Humm…tidak berarti saya benar-benar ingin dan memutuskan untuk jadi teacher di LIA…tapi sepertinya menarik. Bertemu dengan orang-orang yang berbeda,mendengar cerita-cerita berbeda dari pribadi-pribadi dengan sifat dan karakter yang pastinya berbeda-beda… *yah paling tidak…itu yang saya lihat dari 6 tahun perkenalan saya dengan LIA* isn’t that fun or sumthin’ huh?hehehe…

Hahahaha…saya kira saya sudah menemukan satu lagi pekerjaan menyenangkan selain jadi penulis,pemandu wisata dan psikolog (which is I will never be) hehehe….

***

Btw…btw…btw… Saya mo pergi nech…ikut ngawal anak-anak CABUL (Calon Anggota Nebula) *trust me…saya sempat hidup dan terkenal dengan panggilan “CABUL” di kampus dulu sebelum akhirnya berhasil masuk jadi anggota Nebula. Benar-benar perjuangan keras yang penuh keringat,darah dan airmata…* buat praktik materi SURVIVAL di tempat terpencil yang sepertinya sinyal pun susah didapat. Jadi sampe hari senen nanti mungkin saya akan susah dihubungi.

Hasta La Vista Baby…Rei mo seneng-seneng di hutan dulu…maen-maen sama bumi… jangan kangen Rei yah…..karena Rei cuma kangen Mia….Hwahahahahaahaha….*Mia : “Jitak Reiiiii….!!!!!!psycho…!!!!!”*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s