I Hate You

Awal kenalan saya sama sekali tidak tahu apa pekerjaan si Pacar. Pun ketika kami mulai dekat saya tetap tidak tahu apa pekerjaan yang dia tekuni. Sampai malam sebelum kami akhirnya “resmi” berpacaran saya secara iseng memasukkan nama lengkap si Pacar di mesin pencarian Google, and there…saya tahu apa pekerjaan dia. Sempat ada niat untuk back off, tapi setelah obrolan curhat mendalam bersama beberapa orang sahabat akhirnya saya memutuskan untuk yah dijalani aja dulu, it’s just a job, it doesn’t matter. I had no idea dia bisa menjadi amat sangat sibuk karena tanggungjawab yang dia pegang di perusahaannya.
*suatu hari 2 tahun yang lalu*
Suara di ujung telepon : Saya ga jadi pergi deh cocktail party malam ini
Saya : Kenapa? bukannya di sana kamu bisa ketemu sama klien dan rekan-rekan bisnis kamu?
Suara di ujung telepon : Saya mau ngobrol sama kamu aja
Saya : That’s sweet… Tapi nanti kamu menyesal lho…
Suara di ujung telepon : Well, I’ll probably miss the open bar and the free flow, but else I think I’ll be fine…
Saya : *ketawa* Saya masih di sini kok, kita masih bisa ngobrol kapan aja. Saya ga mau aktivitas kamu keganggu demi saya
Suara di ujung telepon : Nanti akan ada saatnya dimana dalam sehari saya ga bisa menghubungi kamu karena kesibukan saya. Dan “nanti” itu bukan malam ini. Malam ini saya mau ngobrol sama kamu…
Saya : *senyum*
nanti” itu adalah beberapa hari ini. “nanti” itu adalah beberapa minggu ke depan.

Sejak beberapa hari yang lalu si Pacar jadi sibuk sekali. Bolak balik ke kampus untuk merevisi thesis, pergi ke Bali untuk bertemu klien, kembali ke Surabaya berkutat dengan klien-klien yang rewel di kantor dan dosen-dosen perfeksionis di kampus, menyiapkan keperluan wisuda pasca-sarjananya, mengurusi orangtuanya yang akan datang ke Surabaya untuk menghadiri wisudanya, menghadiri event di Singapura selama beberapa hari, kembali ke Surabaya, dan langsung berangkat ke Bali lagi untuk menghadiri event internasional lainnya selama beberapa hari. Gosh! hanya menyebutkannya saja saya sudah ngos-ngosan, ga kebayang sih bagaimana dia yang harus menjalani semua itu.

I know, I know… Beberapa orang pasti berpikir “yakin loe dia sesibuk itu? yakin dia beneran sibuk? yakin dia ga “sibuk” sama perempuan lain?“. Well, kalau saja saya tidak benar-benar tau orang seperti apa si Pacar, mungkin saya akan berpikir demikian juga. Tapi saya cukup tau dia, cukup mengenal dia untuk tau bahwa sibuknya dia bukan mengada-ada.

Tapi justru karena sibuknya itu sibuk beneran dan bukan mengada-ada saya juga jadi kesal sendiri. Maksud saya kalau ternyata dia pura-pura sibuk sih saya jadi bisa marah sama dia, tapi karena saya tau dia beneran sibuk saya jadi ga bisa donk marah-marah sama dia, jadi sebel sendiri, jadi nangis sendiri karena ga tau harus marah-marah ke siapa.

Kalo udah kaya’ gini cuma bisa nyalahin “jarak”. Namanya juga LDR, ga bisa ketemu setiap saat, ga bisa sering-sering ketemu, satu-satunya cara komunikasi selain lewat hati yang saling bertelepati yah pake’ gadget, lewat telepon dan text yang kalo lagi capek dan pikirannya kemana-mana pasti berasa banget bedanya karena ngobrolnya jadi ga fokus, dan jadinya saya malas juga cerita macam-macam karena tau dianya ga fokus kebanyakan pikiran dan capek. Yah gitu deh pokoknya…

saya : I hate you. I hate you for making me so in LOVE with you *penekanan pada kata “love”*. And I miss you. And you’re so busy and I feel so lonely. I miss you. I miss you so much it hurts. *terisak*
suara di ujung telepon : I miss you so much too
saya : I love you. But I hate you right now. And I’d probably hate you for weeks, but please bear with me because I’m trying to bear with the busy you too.
suara di ujung telepon : Iya, maaf yah… I will be very busy for the next two weeks with my graduation, my parents , and job, but I will try my best to make time for you. I love you so much
saya : *humming Celine Dion – Alone* …till now I always got by on my own, I never really cared until I met you. And now it chills me to the bone. How do I get you alone? How do I get you alone?… *sigh*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s