Badai Kenangan

Badai itu datang lagi. “Badai kenangan” aku menamainya. Kau tau, saat ketika satu hal (yang tampaknya) sederhana mengingatkanmu pada seseorang. Sesederhana lirik lagu lucu atau lelucon-lelucon anehmu yang biasanya akan langsung kau kirim ke orang itu karena kau sangat suka ketika dia tertawa (dia selalu tertawa pada leluconmu dan membuatmu merasa kau makhluk terlucu di dunia). Sesederhana foto bento di Instagram yang mengingatkanmu pada berkali-kali usahamu menyiapkan bekal untuk orang itu saat kau tahu harinya akan sangat sibuk dan tak sempat untuk menikmati makan siangnya bersamamu. Sesederhana 2 buah jeruk di pagi hari yang mengingatkanmu pada kebiasaannya di awal perkenalan kalian yang menular padamu. Sesederhana nama restoran masakan Padang yang jadi kesukaannya (Cumi. Dia suka gulai cumi. Dan ikan goreng. Dan dia tahu kau hampir selalu memilih ayam goreng). Sesederhana itu.

Satu ingatan sederhana membawamu pada ingatan sederhana lainnya, dan lainnya, dan lainnya, dan ketika tersadar…kepalamu sudah penuh dengan kenangan tentangnya yang berputar-putar tanpa henti seperti tornado. Pikiran dan hatimu sudah terlanjur porak poranda dilibas badai kenangan itu.

image

Dengan susah payah akhirnya kau mampu menata kembali semua yang di dalam kepala dan hatimu. Berjanji pada diri sendiri untuk memaafkan, melepaskan, merelakan, tidak lagi tersakiti untuk kenangan apa pun yang datang nanti.

Semakin hari…kau merasa seakan sudah berteman dan berdamai dengan kenangan-kenangan itu. Memaafkan. Merelakan. Menerima dengan baik rasa sakit yang semakin hari semakin memudar. Lalu pelan-pelan kau akan mulai merasa baik-baik saja.

***

Biarkan, Rei… Biarkan. Kenangan ini bukan untuk kau musuhi. Rasakan. Perasaan ini bukan untuk diusir pergi. Berdamailah dengan apa pun yang datang. Berdamailah dengan dirimu sendiri. Yang sudah terjadi. Kini. Nanti.

Meski kadang ada kalanya badai kenangan itu datang dengan kekuatan maha dahsyat yang mampu membuatmu terjaga sepanjang malam, seperti yang saat ini kau alami. Yakinlah, semua akan baik-baik saja. Pada akhirnya. Pada akhirnya ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s