Banda Neira – Di Beranda

karena seberat-beratnya LDR adalah LDR orangtua dan anak

Sebagai seorang pelaku LDR dengan orangtua, lagu ini selalu berhasil membuat saya makin rindu pulang dan kadang nangis sedikit. Kadang saya membayangkan Bapak dan Ibu saya terlibat pembicaraan seperti di lirik lagu ini… hehehehe…

Ayah : Oh Ibu, tenang sudah
Lekas seka airmatamu
Sembabmu malu dilihat tetangga
Ibu : Oh Ayah, mengertilah
Rindu ini tak terbelenggu
Laraku setiap teringat peluknya
(Ibu saya memang “cengeng” dan saya bisa membayangkan Bapak saya yang sedang menenangkan Ibu dengan kalimat “udah ga usah ditangisi” hahaha)

Ibu : Kini kamarnya teratur rapi
Ribut suaranya tak ada lagi
Tak usah kau cari dia tiap pagi
(Ini saya banget, kamar berantakan dan berisik. Dan kebiasaan Bapak saya juga di rumah untuk ngabsenin anggota keluarga di rumah di pagi dan petang)

Ayah + Ibu : Dan jika suatu saat buah hatiku, buah hatimu untuk sementara waktu pergi
Usahlah kau pertanyakan kemana kakinya kan melangkah
Kita berdua tahu dia pasti pulang ke rumah
(Saya bersyukur dijadikan Tuhan anak untuk sepasang Bapak Ibu yang selalu percaya anaknya yang suka berpetualang ini akan selalu bisa jaga diri, dan sejauh apa pun dia pergi…dia akan selalu pulang, ke rumah, ke orangtuanya)

Jaga mereka, Tuhan. Jaga keluarga saya buat saya, Tuhan. Berikan kami kemampuan untuk saling menguatkan dalam melewati segala hal, serta kesehatan dan kesempatan sebanyak-banyaknya untuk bertemu sesering-seringnya. Aamiin

^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s