Iri

Tetangga sebelah yang juga seorang gadis jomblo perantau dari pulau Jawa kedatangan tamu siang tadi. Ayah, Ibu, dan (sepertinya) beberapa saudaranya datang berkunjung. Ramai, dan saya iri.

Dia baru setahun merantau dan seingat saya sudah beberapa kali keluarganya datang berkunjung. Saya? Sudah memasuki tahun ketiga saya merantau ke “pedalaman” Kalimantan ini, dan belum sekali pun ada yang datang mengunjungi saya. Satu-satunya orang yang pernah saya duga dan harapkan akan datang memberikan “kunjungan kejutan”, bahkan sampai sudah genap 2 tahun saya di sini dan hubungan kami akhirnya berakhir di tahun ke-empat pun ternyata tidak pernah melakukannya.

Keluarga saya? Well, dulu Bapak pernah memaksa untuk mengantarkan saat saya pertama kali menginjak tanah perantauan, dasar saya aja yang gengsinya kegedean..malu kalau sampe ketahuan berangkat kerja aja diantar orangtua hahahaha… Setelahnya, saya cukup tahu diri juga, tidak tega saya membayangkan orangtua saya harus menempuh perjalanan seharian untuk mengunjungi anaknya di pedalaman ini. Lagipula biaya yang harus dikeluarkan untuk keluarga yang terdiri dari Bapak, Ibu, 3 saudara, dan seorang keponakan kriwil (iya, mereka semua adalah satu paket) datang ke sini jauuuuuuhhhhh lebih mahal berkali kali lipat daripada kalau saya saja yang pulang ke Jawa.

Tapi sungguh, sesekali saya masih membayangkan bagaimana rasanya…mendapati seseorang (atau orang-orang) yang saya sayang muncul di Sambas untuk menemui saya. Lalu saya akan bawa mereka berkeliling, menunjukkan tempat saya bekerja mencari rezeki setiap hari, tempat saya makan, tempat-tempat saya dan teman-teman biasa menghabiskan waktu saat jam kantor usai, penjual buah langganan saya, minimarket yang salah seorang kasirnya mirip Raisa, tempat cuci motor langganan saya, mas-mas penjual sate yang rumahnya di depan kos saya, langit dan awan-awan yang membuat saya jatuh cinta di nyaris setiap hari…

Ah tapi sudahlahyah…ini pasti cuma perasaan dan ego saya saja. Ego pengen memamerkan Sambas kepada mereka. Ego ingin menunjukkan seperti apa hidup yang saya jalani di sini setiap hari ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s