Cita-cita : Pengedar Narkoba

When I was a kid…seperti lazimnya anak-anak lainnya, saya punya banyak cita-cita yang berganti-ganti. Dari yang “normal” seperti ingin menjadi guru, dokter, pilot, sampai yang “aneh”, penjual nasi bungkus, penjaga pom bensin, penjual arum manis dan mainan keliling, sampai ingin jadi…anggota mafia pengedar narkoba.

Alasannya sepele…(di film-film yang saya tonton waktu itu) para pengedar narkoba (yang kebanyakan jahat) ini ditampilkan membawa banyak uang, berkoper-koper dan bertas-tas jumlahnya. Untuk seorang anak kecil yang terbiasa tidak punya uang jajan karena keluarganya hidup dengan kondisi ekonomi pas-pasan, bisa memiliki uang berkoper-koper jumlahnya adalah hal yang wajar. Tapi selain itu ada hal menarik lainnya dari ‘profesi’ pengedar narkoba…mereka kadang bertransaksi secara sembunyi-sembunyi, dan uang yang dibawa tidak dengan tas atau koper, tapi dengan cara digulung kecil dan diikat dengan karet gelang. Buat saya waktu itu…itu keren banget. Dan mulailah saya bercita-cita jadi pengedar narkoba ‘kecil-kecilan’ yang bertransaksi dengan uang yang digulung dan diikat karet gelang.

Cita-cita yang tentunya tidak bertahan lama, thank God…hahahaha…

But still, sampai sekarang buat saya uang yang bertumpuk-tumpuk di dalam tas atau koper tetap kalah keren dan kalah menarik daripada uang yang digulung kecil dan diikat dengan karet gelang, “uang narkoba” demikian saya menyebutnya ^_^

image
Uang Narkoba

P.s: Gambar uang di atas bukan hasil penjualan narkoba, tapi hasil celengan saya selama 2 tahun kok…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s