Lampion di Teras Rumahmu

image

Aku berkunjung ke rumahmu sore itu. Sore di Hari Raya untukmu dan keluarga besarmu. Ada kamu di hadapanku, tapi aku hanya terpaku. Tidak bisa memutuskan dengan pasti mana yang lebih indah, langit senja yang tengah menyala jingga ataukah bibirmu yang merah dan wajahmu yang selalu terlihat segar meski tanpa make up (aku tidak suka wajah dengan make up berlebihan, kamu tahu itu).

Kita kemudian larut dalam obrolan tentang berbagai macam legenda. Legenda tentang Frigga, Balder, Loki, dan mistletoe adalah yang paling kamu suka. Sesekali aku membuatmu tertawa dengan cerita yang aku karang sendiri. Kamu suka tertawa. Aku suka melihatmu tertawa. Saat kau tertawa matamu akan serta merta menghilang, meninggalkan sebuah garis lurus di wajahmu yang putih mulus nyaris tanpa cela. Aku jatuh cinta pada caramu tertawamu. Kamu jatuh cinta pada caraku membuatmu tertawa. Tidak berkurang sejak pertama kita berjumpa.

Nanti kita cari mistletoe ya…“, pintamu tiba-tiba sembari melingkarkan tanganmu di lenganku dengan manja
Untuk apa?”
Pasangan yang berciuman di bawah mistletoe cintanya akan selamanya. Kita butuh itu“, ada sedikit perih tertahan dalam suaramu.

Aku terpaku sekali lagi. Seutuhnya hatiku ingin membenarkan ucapanmu. Seorang laki-laki berkulit gelap berdarah biru dan seorang perempuan bermata sipit berkulit seputih porselen membutuhkan sebuah ciuman di bawah mistletoe agar cintanya bisa selamanya. Aku dan kamu membutuhkan itu.

Bermenit-menit kemudian hanya sunyi merangkum kita. Kepalamu bersandar di bahuku, tanganmu masih memeluk lenganku erat. Sesekali kuusap bening yang mengalir dari sudut matamu, berandai-andai jika perihmu yang sedang kuusap sampai hilang tak bersisa.

Matahari semakin beranjak tenggelam ketika aku akhirnya berbisik di telingamu, “Lupakan tentang mistletoe, boleh aku mengecup bibirmu di bawah lampion ini saja lalu kita berdoa semoga cinta kita selamanya?“. Kamu tersenyum, menelungkupkan kedua telapak tanganmu di pipi kanan dan kiriku. Bibirmu menyatu di bibirku. Hangat.

(Sambas, 160216 09:27 PM)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s