The 100 Supergirl

Kalo ada 100 harusnya ‘Supergirls’ bukan ‘Supergirl’ donk“, nah…hold your comment, ini bukan tentang Supergirl yang seratus jumlahnya. Ini tentang 2 judul TV Series (baru) yang sedang saya ikutin sekarang (selain Grey’s Anatomy, The Big Bang Theory, Rizzoli and Isles, dan TV Series lama lainnya), The 100 dan Supergirl.

THE 100 (THE HUNDRED)
Awal nonton ini atas rekomendasi si Denpasar Moon pada suatu hari Sabtu yang cerah. Karena sesuatu hal akhirnya saya penasaran dan nonton dan…suka.

image

Cerita The 100 sendiri kabarnya adalah adaptasi bebas dari novel trilogi berjudul sama karya Kass Morgan.

Diceritakan kehidupan di bumi sudah musnah karena sebuah ledakan nuklir maha dahsyat. Meski demikian ada beberapa ribu orang yang berhasil selamat karena “mengungsi” dalam sebuah pesawat luar angkasa (?). Sampai hampir 100 tahun kemudian, pesawat luar angkasa yang disebut sebagai The Ark ini mulai kehabisan persediaan oksigen dan makanan, dan akhirnya dikirimlah 100 orang remaja kembali turun ke bumi untuk menguji apakah bumi layak ditinggali atau tidak. Di sinilah petualangan dimulai. Semakin seru karena ternyata kehidupan di bumi tidak sepenuhnya musnah, masih ada beberapa kelompok dan golongan yang berhasil bertahan hidup di bumi, dan semua mereka ini merasa paling berhak untuk jadi penghuni bumi.

There…begitulah cerita The 100 ini berjalan, seputar “how to survive” gitu deh… Seru sih menurut saya jalan cerita The 100 ini. Drama, percintaan, strategi perang, berantem-beranteman, teknologi, cowok ganteng, cewek cantik, semua ada di sini. Dan yang paling menarik The 100 bisa mengobati dahaga saya (tsaaahhh bahasa loe, Rei!) akan serial TV dengan sosok pimpinan dan petarung perempuan semacam Xena gitu. A lil warning tho…ada cerita pasangan lesbian dan juga gay di sini, meskipun tidak mendominasi dan hanya muncul sesekali. Jadi, in case you are a homophobic, well…you’ve been warned.

Karakter favorit? Untuk perempuan saya menggilai tokoh bernama Raven yang diperankan oleh Lindsey Morgan. Raven ini digambarkan sebagai perempuan muda cerdas (brain is sexy…) yang amat sangat jago urusan mesin, jadi keren banget aja sih. And no, she’s not the gay one. She’s straight (at least so far…)

Karakter laki-laki favorit saya, Lincoln. He has a perfect body for a man (yummy abs…!!!). Diperankan oleh Richard Wittle, Lincoln adalah grounder (‘penghuni bumi’) dari woods clan (grounders terdiri dari 12 klan/golongan) atau dalam trigedasleng (bahasa grounders, I’ll write about it in some other post deh kalo mood nanti hehehe) disebut sebagai trikru yang jatuh cinta pada penghuni The Ark yang turun ke bumi (dalam trigedasleng disebut “skaikru“).

Ah enough tentang The 100, I’m afraid I’ll spoil it nanti kalo kebanyakan yang ditulis hehehe…

Next,

SUPERGIRL
Kalau The 100 saya dapat dari rekomendasi Denpasar Moon, Supergirl ini adalah salah satu hasil rekomendasi Ryan (Jogja, bukan Ryan Jombang #PENTING) di akhir obrolan panjang melalui WA pada sebuah malam tentang TV Series.

image

Belum banyak sih…baru satu season dan saat ini memasuki episode ke-16, saya sendiri baru nonton sampai episode 7. So far so goodAmazed dan surprised dari awal ketika si Supergirl yang bernama asli Kara Zor-El memberi narasi bahwa dia sebenarnya adalah KAKAK sepupu dari Kal-El (a.k.a Clark Kent a.k.a Superman). Iya…Iya…Supergirl ini memang diangkat dari komik berjudul sama dan sudah beberapa kali difilmkan juga dan iya udah banyak yang tahu ceritanya, but hey…I’m not a fan of Superman or any superheroes bertopeng lainnya…so yeah, this Supergirl ‘fact’ thingy is surprising for me.

Anyway, yeah…ceritanya hampir samalah dengan pahlawan bertopeng lainnya. Pahlawan super yang ‘menyamar’ menjadi manusia biasa untuk menyembunyikan identitasnya. Pretty boring mungkin for some, but fortunately karena saya tidak pernah membaca komik Supergirl dan menonton film-filmnya jadi yah…setiap episode masih menyimpan efek ‘penasaran’ sih buat saya. Plus…di Supergirl ini ada Chyler Leigh (yay…!) memerankan salah satu tokoh utama. Buat yang ga tahu, Chyler Leigh ini pemeran Alexandra Caroline “Lexie” Grey di serial TV (yang sampai sekarang masih saya ikuti) Grey’s Anatomy. Di Grey’s Anatomy dr.Lexie Grey ini sudah dimatikan di season 8 (sekarang sudah season 12), jadi kemunculannya di Supergirl semacam obat rindu juga. Oh dan kalau di Grey’s Anatomy Chyler Leigh memerankan sosok dr.Lexie Grey yang memiliki kecerdasan otak di atas rata-rata, di Supergirl Chyler Leigh kebagian peran sebagai Alexandra “Alex” Danvers (iya, namanya sama-sama Alexandra) seorang bio-engineer yang jago berantem, jadi lebih keren aja dia di Supergirl.

Karakter favorit saya di Supergirl pastinya bukan si Supergirl. Well, she’s SUPERgirl, cantik dan punya kemampuan super, tapi tidak ada yang menonjol dari karakternya. Yang selalu saya tunggu-tunggu kemunculannya justru karakter ‘jahat’ Cat Grant. Ceritanya si Cat Grant ini adalah CEO CatCo Worldwide Media tempat Kara bekerja. Sosok busineswoman yang dingin dan arogan… Tapi deep down she has a good heart, dan bijaksana, dan ngejagain Kara (dan Supergirl) banget dan hanya ingin mendidik Kara (dan Supergirl) bagaimana supaya bisa survive sebagai perempuan di ‘dunia kerja’ yang didominasi laki-laki (ceritanya si Supergirl ini aga’ terintimidasi sama Superman yang dianggal pebih jago karena dia laki-laki). Dan banyak sih tingkah ‘galak’nya dia yang berhasil bikin saya ketawa, skill sarkasmenya dia juga udah di level advance (Yes, I’m into sarcasm). Beberapa scene dan dialog Cat yg keren menurut saya :
I’m a girl. And your boss, and powerful, and rich and hot and smart” (Cat ke Kara kalo lagi kumat ‘bossy’nya)

Here’s the thing, Kara. Everybody gets angry. Everybody. And there is no pill that will eradicate this particular emotion. I know this because if there were such a pill I would be popping those babies like Pez. Whatever you do, you cannot get angry at work. Especially when you are a girl. You need to find a release. You need to take up some boxing or start screaming at your housekeeper. But the real key Kara, is that you need to figure out what’s really bothering you. You need to find, find that anger behind the anger. And you need to figure out what is really making you mad.” (Cat yang lagi mabuk)

You don’t get to talk to her that way. I understand mother, that you have always been threatened by my success and try to elevate youeself by denigrating me. Which is fine. But you are not allowed to do the same thing to my assistant who, by the way, is excellent at her job” (Cat lagi kumat baiknya dan membela Kara di kantor)

If I get sick, I will underperform. If I underperform, our stock prices will fall, thousands of people will lose their job, the S&P will take a hit and you will personally have trigerred the next recession. Do you want to be the next Lehman Brothers? Don’t exhale on the way out” (this one is my most fav scene, kocak banget deh ekspresi muka Cat pas Kara flu)

It is human to be selfish. But isn’t it also human to face our weakness and rise above them? Act like superhero, even if you aren’t one? Let’s show the world what we’re really made of. And, no, we can’t do what Supergirl does, but we must choose to do what we can” (Cat sedang normal).

Karakter laki-lakinya ga ada yang menonjol banget sih… Tapi saya lumayan suka sama Winn Schott karena ‘kesetiaan’ dia ke Kara meskipun dia tahu Kara jatuh cinta sama orang lain dan hanya menganggap Winn sahabat hehehe…

Sebenarnya ada TV series lain yang baru mulai saya tonton, Lucifer yang ide ceritanya juga lumayan menarik (again, diangkat dari komik). Will tell about it kalo udah sampe 10 episode deh…

Last but not least...terimakasih kepada Denpasar Moon (yes, it’s a code name untuk seseorang yang tidak bisa saya sebutkan namanya *halllaaaaah*) dan Ryan atas rekomendasi dan obrolan-obrolan filmnya ^_^

Advertisements

One thought on “The 100 Supergirl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s