Laugh Out Loud

Kita tidak perlu bahagia untuk tertawa, tapi tertawalah untuk bahagiaI remember I read that somewhere. And I do agree.

Karena itu saya tertawa.

Saya tertawa untuk bisa merasa bahagia. Well, I guess…

Saya sangat suka tertawa. I laugh a lot.

Saya tertawa saat gembira. Saya tertawa saat sedih. Saya tertawa saat patah hati. Saya tertawa saat kamu bilang sangat mencintai saya seperti saya sangat mencintai kamu tapi kita tidak bisa bersama. Saya tertawa saat kamu datang meminta izin untuk menikahi orang yang bukan saya.

Saya tertawa saat terluka. Saya tertawa sementara batin saya nelangsa. Saya tertawa sambil setengah mati berharap tawa akan perlahan membuat rasa sakit yang saya rasa sirna.

Saya tertawa untuk kamu.

Saya tertawa supaya kamu bahagia mengira saya bahagia.

(Sambas, 091114 03:49 PM)

“…so I try to laugh about it, cover it all up with lies. I try to laugh about it, hiding the tears in my eyes…” (The Cure – Boys Don’t Cry)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s