Rindu Sore Tadi

Aku kehilangan kamu sore tadi
Lebih terasa seperti kehilangan sebagian hati
Seorang kawan melempar lelucon di panggung, dan aku hanya bisa tersenyum canggung
Bahkan ketika teman-teman lain di sekelilingku tertawa nyaris berderai air mata

Aku mencemaskan kamu sore tadi
Lebih terasa seperti mencemaskan diri sendiri
Kau punya senyum yang bisa meringankan duka
Ku rasa kau hanya perlu menatapi senyummu di kaca dan kau akan baik-baik saja
Aku, bisa apa?

Aku menemukan kamu kembali malam ini
Masih terasa seperti galau sendiri
Kau sudah melarutkan hingga tak bersisa sedih dan rindumu ke dalam dua gelas kopi
Rinduku, masih tak habis kutuliskan pada puluhan baris lagu dan puisi

(Sambas, 271016 10:13 PM)

Lalu kau berkata, “larut dalam kopi atau pun bait puisi dan nada lagu, rindu adalah rindu”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s