Sebagai Kawan

Aku tak perlu banyak
Tidak pujian atau rayuan
Bukan pelukan juga kecupan,
atau kepastian janji di masa depan

Aku hanya ingin duduk di sampingmu sebagai kawan
Kita berbincang tentang hari yang sudah terlewatkan
Bertukar kata-kata menenangkan pemberi semangat dan kekuatan,
sambil melemparkan remah roti ke dalam kolam ikan di taman
Sesekali kita menertawakan kucing dan ayam yang berkejaran di halaman,
atau bersenandung menyanyikan lagu-lagu dengan lirik menyenangkan
Atau tak mengapa meski kita sekedar duduk diam bersisian,
hening menatap awan yang berarak membawa hujan

Itu saja
sudah cukup membahagiakan

(Sambas, 061116 02:45 PM)

*di luar jendela sedang turun hujan, di telinga mengalun Banda Neira – Sebagai kawan*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s