Hehehe

Aku belum lama berkenalan dengannya. Belum lebih dari sehitungan jari di sebelah tangan manusia pada umumnya kurasa. Tapi entah sudah berapa banyak kosa kata baru yang aku pelajari darinya. “menemankan” dan “termerem” adalah dua kata ‘unik’ yang paling sering dia gunakan yang paling aku suka dan sekarang sudah resmi kumasukkan dalam koleksi perbendaharaan kataku. Entah kenapa. “Maaf, aku termerem…“. “Nanti pulang kantor aku menemankan (nama keponakan) nonton ya“. Aku tersenyum setiap kali membaca kata-kata ‘unik’ terselip dalam kalimat-kalimatnya. Kata-kata ‘unik’ yang tak lagi asing semakin lama aku mengenalnya.

Belum lebih dari sehitungan jari di sebelah tangan manusia pada umumnya, tapi sudah mampu membuat kami merasa saling mengenal satu sama lain. Inside jokes yang hanya dimengerti oleh kami berdua. Kata-kata biasa yang ketika kami gunakan jadi terasa luar biasa dan mampu meledakkan tawa yang juga hanya mampu dimengerti kami berdua. Kebiasaan-kebiasaan masing-masing yang sudah saling kami pahami tanpa perlu dijelaskan. Kesepakatan-kesepakatan tak tertulis yang mulai terasa sebagai rutinitas menyenangkan entah bagaimana awalnya. Semua hal yang tak bisa dijelaskan dengan teori tapi somehow bisa kami mengerti maknanya. Barisan huruf di layar smartphone yang meski tanpa suara tapi bisa kami mengerti perbedaannya.

Satu chat singkat hanya berisi panggilan nama yang dikirimkannya di pagi hari biasanya adalah karena aku ada di mimpi tidur malamnya.
Satu chat singkat hanya berisi panggilan nama yang dikirimkannya di sepanjang hari biasanya adalah karena dia rindu atau sedang menarik perhatianku.
Satu chat singkat hanya berisi panggilan nama yang dikirimkannya di tengah malam biasanya adalah karena dia terbangun dan mengingatku.

Haha” adalah tak lucu tapi dia berpura-pura ketawa.
Hahaha” adalah lucu tapi hanya mampu membuat dia tersenyum.
Hahahahaha” yang diikuti dengan kalimat lanjutan adalah lucu yang sungguh mampu membuat dia tertawa bahkan terbahak.o

Hehehe” adalah dia sedang sangat sibuk tapi masih menyempatkan diri membalas chat.
Hehehe” adalah dia sedang mengantuk dan nyaris kehilangan kesadaran tapi masih menyempatkan membalas chat.
Hehehe” adalah dia sedang dikuasai cemas, serangan panik, dan sedang blank tapi masih menyempatkan membalas chat.

How to see the difference? Well…you gotta be me ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s