Hai, Nena

Hai Nena,
Bagaimana kabar Nena hari ini? Sehat? Migrain yang karena tekanan di mata yang meningkat, masih? Memar di kaki karena kecelakaan kemarin, masih? Semoga tidak. Atau kalaupun masih bersisa, semoga sudah tak terasa semenyiksa seperti beberapa waktu yang lalu saat kita bertemu. Apa kabar hati Nena? Bahagiakah? Aku harap iya… Ku dengar cuaca sedang cerah di kota Nena hari ini, semoga cerahnya sampai ke hati. Apa kabar Ibu dan keluarga Nena yang lainnya? Semoga semua senantiasa berada dalam lindungan Tuhan YME ya…

Ah, terlalu banyak ‘semoga’ kupakai untuk mengawali suratku ini ya? Yah…karena seperti itu memang yang sedang aku lakukan, menyemogakan semua hal-hal baik agar senantiasa menemani Nena dan keluarga Nena. Dan sungguh semua ‘semoga’ itu tulus dari dalam hatiku.

Nena,
Ingatkah Nena obrolan kita tentang badut? Nena baru saja memposting sebuah foto di instagram waktu itu, lalu untuk menjawab pertanyaanku Nena membalas “iya, aku kan badutnya Rumah Sakit. Tugasku menghibur orang“. Aku kemudian bercerita bagaimana menurutku badut adalah pekerjaan paling menyedihkan karena tak peduli bagaimana pun kondisinya, seorang badut harus bisa menghibur orang. Melihat badut selalu membuatku sedih.

Badut (yang tugasnya menghibur orang itu) kalau sedih siapa yang menghiburnya, Nena? Apakah dia mencari penghiburan kepada badut lain? Ataukah mereka punya perkumpulan para badut yang kemudian saling menghibur satu sama lain? Apa pun jawabannya, semoga selalu ada orang(-orang) yang menemani dan menghibur dia ketika dia perlu. Karena ku rasa badut sangat memerlukan itu. Nena sangat memerlukan itu.

Aku tidak tau pasti, tapi pekerjaan Nena (yang kata Nena seperti badut itu) pasti tidak mudah. Menjadi psikolog pasti tidak mudah. Harus mendengarkan keluh kesah orang meski diri sendiri sedang lelah. Harus menghibur orang lain sementara hati sendiri sedang sedih. Harus menenangkan gelisah orang lain sementara hati sendiri sedang resah. Atau paling tidak harus selalu tersenyum meski sedang tak ingin, mungkin. Sepertinya…sangat tidak mudah. Aku saja sepertinya tidak akan sanggup melakukan pekerjaan sebesar itu. Hanya orang-orang terpilih yang bisa tetap melakukannya dengan suka cita. Dan ku yakin Nena salah satunya. Nena diberi pekerjaan seberat itu karena Tuhan percaya Nena bisa.

Nena,
Dengan profesi yang sangat menolong seperti yang Nena jalani, Nena pasti sudah banyak menerima kata terimakasih. Dalam sehari ini saja ku rasa sudah puluhan kalau tak bisa dibilang ratusan kata terimakasih Nena terima. Semoga Nena belum bosan ya, karena Nena harus mendengar ‘terimakasih’ lagi sebentar lagi. Kali ini dari aku.

So,
Nena Mawar Sari, melalui surat ini izinkan saya Merina Rosa a.k.a Rei menyampaikan dengan sepenuh hati…untuk telinga yang selalu mendengar tanpa penghakiman, untuk setiap kata-kata menenangkan, untuk setiap doa yang menentramkan, untuk setiap pelukan hangat dan genggaman erat yang menguatkan, untuk setiap senyum yang menyembuhkan yang Nena berikan untuk aku selama ini…terima kasih. Terimakasih sudah mengerti. Terimakasih sudah menerima.

Dan untuk semua kebaikan hati Nena itu aku hanya bisa membalas dengan banyak ‘semoga’. Dimana pun Nena berada…untuk setiap keluh kesah yang Nena punya, semoga ada telinga yang selalu siap mendengar tanpa menghakimi. Untuk setiap beban di hati Nena, semoga selalu ada kawan yang membuat langkah Nena terasa lebih ringan. Untuk setiap resah yang Nena rasakan, semoga ada pelukan yang selalu menenangkan. Untuk setiap sakit yang Nena derita, semoga ada penyembuhan. Untuk setiap masalah yang datang dalam hidup Nena, semoga ada jalan keluar. Dan yang tak akan pernah alpa aku doakan, semoga hati Nena senantiasa berada dalam ketenangan dan kebahagiaan tanpa kekurangan.

Nena,
Sekian surat dari aku ya… Jaga diri baik-baik. Aku saaaaayang Nena ^_^

Micumicu,
-Rei-

Ps. Jangan lupa makan teratur, makan buah dan sayur juga. Jangan kurang istirahat dan minum air putih. Olahraga secukupnya, tak perlu diet ketat, ku tak mau Nena terlalu kurus nanti pelukannya tak hangat lagi

*Surat Cinta ini dibuat dalam rangka memeriahkan #PosCintaTribu7e yang diadakan oleh @PosCinta

Advertisements