Just A Dream

Aku bertemu kamu di dalam tidurku semalam. Terlihat sangat jelas. Sangat nyata. Aku tau itu kamu. “akhirnya…“, batinku.

Berbulan-bulan mengenalmu dan selalu aku bercerita bermimpi datang menemuimu tapi tak pernah benar-benar bertemu. Selalu saja ada yang menghalangi entah kenapa. Sampai malam tadi.

Aku datang ke kotamu untuk urusan yang entah apa. And there you are…standing right in front of me, memandang ke arahku dengan tatapan teduh dan senyum penyembuhmu seperti yang biasa kau tampilkan di setiap kesempatan kita bertemu melalui video call.

Sambil menggenggam tanganku erat kau bawa aku berkeliling bertemu dengan semua orang yang sebelumnya hanya aku dengar sekedar namanya saja. Dengan riang kau ajak aku ke ruanganmu. Ruang yang biasanya hanya bisa aku lihat lewat media, semalam terlihat nyata dan aku berada di dalamnya. Dua gelas kopi di meja menemani kita bercerita dan menertawakan apa saja seperti biasa. “Senang akhirnya kau ada di sini“, katamu. “Senang akhirnya aku bisa menemuimu di mimpi“, jawabku. Lalu kau terdiam. Lengkung senyum yang sedari tadi menghiasi bibirmu mendadak hilang. Wajah gembiramu seketika berubah masam. “Jadi ini cuma mimpi?“, nada suaramu yang sendu membuat suasana terasa sangat muram. Aku mengangguk pelan, tak mampu bersuara.

Detik selanjutnya kita sudah berdiri di depan pintu. Tanganku masih dalam genggamanmu. Aku berusaha tersenyum dan menggodamu untuk mencairkan suasana. Kau masih tertunduk lesu, entah apa yang sedang kau pandangi di ujung sepatumu.

Terimakasih sudah menemuiku“, kataku masih berusaha tersenyum. Dan kamu memelukku. Erat. Seolah tak akan merelakanku lepas dari pelukanmu. “I really wish you were here. I need you“, bisikmu pelan seiring dengan pelukanmu yang semakin lama terasa semakin longgar di tubuhku. Semakin longgar dan pelan-pelan menghilang.

Aku terbangun dengan mata yang perih dan basah. Sesuatu dalam bisikanmu yang terus terngiang dalam kepalaku membuat hatiku terasa sangat pilu.

Ku dekap guling dalam pelukanku erat-erat. Subuh belum pernah terasa sedingin itu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s