Malam Minggu dan Kenangan Buruk yang Datang Bersamanya

Aku tak tau kapan ini bermula, tapi aku tau aku tak suka malam minggu.

Setiap kali malam minggu tiba, kekhawatiran tak beralasan mendadak datang. Semacam percaya hal-hal buruk dan tidak menyenangkan akan segera terjadi. Semacam pusing, mual, dan ngilu di ulu hati datang bersamaan bertubi-tubi. Semacam ribuan gambar tak menyenangkan terbayang setiap kali menutup mata. Semacam keriuhan penuh amarah bergema di dalam kepala.

Tak ada kejadian buruk tentu saja. Kecuali lambung yang kadang menumpahkan kembali semua isi yang seharian dicernanya, seringnya semuanya baik-baik saja. Bahkan beberapa kali malam Minggu berjalan dengan sangat baik dan menyenangkan.

Tapi begitulah…selalu datang kekhawatiran hal-hal buruk dan tidak menyenangkan akan terjadi di malam minggu dan sungguh aku membenci perasaan itu.

Aku benci kekhawatiran yang muncul tanpa tau alasannya. Aku benci jantung yang berdegup lebih cepat dari biasanya. Aku benci kepala yang terasa lebih penuh dari malam-malam lainnya. Aku benci lambung yang mendadak ingin menumpahkan semua isi di dalamnya. Aku benci luka yang tak juga sembuh setelah sebegitu lamanya. Aku benci malam minggu dan semua kenangan buruk yang datang bersamanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s