Remember You (2016)

Disclaimer : Film ini tidak diperuntukkan bagi penonton yang tidak betah dengan jalan cerita yang lambat

Film ini dibuka dengan adegan seorang laki-laki yang sedang berada di kantor Polisi untuk melaporkan tentang orang hilang. Uniknya, ternyata orang hilang yang dia maksud adalah…dirinya sendiri. Perjalanan kemudian membawa laki-laki yang ternyata kehilangan ingatannya tersebut secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan. Secara cepat hubungan mereka berubah menjadi hubungan asmara dan bahkan mereka sudah berencana untuk menikah. Sampai kemudian secara perlahan ingatan si laki-laki ini mulai kembali dan mempengaruhi hubungan antara mereka berdua. Apakah sebenarnya penyebab hilangnya ingatan laki-laki tersebut dan ada rahasia apa yang disembunyikan oleh si perempuan?

remember you

Sejak awal film ini terasa membosankan untuk saya karena alurnya yang terasa sangat lambat dan banyak adegan yang merupakan ‘monolog’ si laki-laki tersebut. Kalau saja tidak karena teringat salah satu dialog di film Train to Busan yang saya tonton sebelumnya (ga perlu saya ceritakan lagi di blog ini keknya ya betapa film Train to Busan ini wajib untuk ditonton *kecuali untuk siTengil, NO. Khusus untuk kamu saya tetap akan tidak merekomendasikan film ini untuk kamu tonton dalam waktu dekat ini*) “apa yang sudah kamu mulai harus kamu selesaikan“, ingin sekali rasanya saya sudahi saja menonton film Remember You ini dan beralih ke film-film lainnya. Sudah lebih dari separuh durasi ketika saya akhirnya mulai merasakan film ini menjadi menarik. Tokoh si perempuan dan sikap tokoh-tokoh lain di sekitar si laki-laki yang terasa sangat misterius dan mencurigakan mau tak mau membuat saya penasaran untuk menyelesaikan film ini. Sampai kemudian beberapa menit sebelum film berakhir barulah saya bisa memahami keseluruhan cerita yang ingin disuguhkan oleh film ini dan terjawablah semua pertanyaan yang saya simpan sepanjang film.

Seperti yang saya tuliskan di awal postingan ini, saya tidak menganjurkan film ini untuk ditonton oleh orang-orang yang tidak sabaran dan cepat bosan seperti saya dengan film beralur lambat. Walaupun demikian…seperti layaknya sebuah perjuangan…selalu ada hal manis dan baik yang bisa didapatkan di akhir bagi mereka yang senantiasa bersabar dalam penantian *hallaaaahhh apa deh, Rei….*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s