Di Doa Ibuku (Namaku Disebut)

Di waktu ku masih kecil, gembira dan senang
Tiada duka kukenang, tak kunjung mengerang
Di sore hari yang sepi Ibuku bertelut(*)
Sujud berdoa kudengar namaku disebut

Di doa Ibuku
Namaku disebut
Di doa Ibu kudengar
Ada namaku disebut

Seringlah kini kukenang di masa yang berat
Di kala hidup mendesak dan nyaris ku sesat
Melintas gambar Ibuku sewaktu bertelut
Kembali sayup kudengar namaku disebut

Di doa Ibuku
Namaku disebut
Di doa Ibu kudengar
Ada namaku disebut

Di doa Ibu kudengar
Ada namaku disebut

Jadi ceritanya malam ini lagi dengerin musik dengan acak sambil menunggu kantuk, kemudian terdengarlah lagu ini (ini versinya Nikita). Emang dasarnya lagi homesick dan PMS, meweklah perempuan yang kemarin hasil tes gendernya di sebuah random website adalah 50% female 50% male ini tanpa bisa ditahan sampai tak kuasa meneruskan lirik bait terakhir karena tanpa bait yang sedih itu pun airmata sudah tak terbendung dan semakin menjauhlah rasa ngantuknya ye…

(*) bertelut = berlutut

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s